Klikfranchise

Klikfranchise.com - Tempat


Our Blogs

with tag "biaya-biaya"
Blog post
29 Sep'21

Modal Kerja

Modal Kerja atau Working Capital terdiri dari: Biaya Sewa dibayar di muka Biaya Operasional lainnya yang dibayar di muka, seperti biaya pajak reklame, biaya seragam pegawai, biaya stok awal inventaris perlengkapan kerja, Biaya Inventori Awal Perlengkapan Kerja: adalah perlengkapan yang digunakan dalam menjalankan bisnis, misal piring, sendok, garpu (untuk kuliner), Alat Tulis Kantor, dsb – Pencatatan kelompok item ini tidak didepresiasikan, tapi dimasukkan sebagai pengeluaran biaya operasional saat pembelian terjadi. Stok Awal bahan dan/atau produk yang menjadi HPP (Harga Pokok Penjualan) alias harga modal dari produk yang dijual. Cadangan Kas atau Saldo Awal Kas: adalah cadangan tunai atau saldo bank untuk mengantisipasi arus kas negatif selama beberapa bulan pertama. Secara umum, Total Kebutuhan Modal Usaha yang telah dikurangi dengan Modal Kerja disebut CAPEX (Capital Expenditure). Pengelompokan biaya-biaya ini bisa saja berbeda antara satu orang dengan orang yang lainnya. Oleh karena itu di sini saya mencoba mengurai metode pengelompokan untuk perhitungan menggunakan Kalkulator Franchise di KlikFranchise.   Related ArticlesTotal Kebutuhan Modal UsahaMenghitung HPP atau COGSBiaya Operasional, Apa Saja?Jangka Waktu Balik Modal ("BEP")

Read More (1389 views)
Blog post
29 Sep'21

Total Kebutuhan Modal Usaha

Total Kebutuhan Modal Usaha terdiri dari: Biaya Persiapan Legal Bisnis: akta pendirian (bila bukan perorangan) dan perizinan-perizinan (perizinan operasional: SIUP, TDP, NPWP, dan sebagainya). Biaya Survei Lokasi, bila dibutuhkan. Biaya-biaya awal terkait waralaba/kemitraan kepada pemilik merek (bila ada). Biaya Perijinan Renovasi: Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bila ada rencana renovasi yang membutuhkan IMB. Biaya Pekerjaan Renovasi: Instalasi M&E, Interior (furniture dan fixture) Biaya Peralatan Kerja: Peralatan Dapur (untuk kuliner), Peralatan Racik Obat (untuk apotek), Peralatan Laser (untuk salon dan skin care), dsb. Biaya Rekrutmen: mencari, menyeleksi dan melatih Tim Pegawai mula-mula. Biaya Launching, bila dibutuhkan. Biaya Modal Kerja: adalah biaya operasional rutin yang harus dibayarkan di muka, sebelum bisnis beroperasi atau di awal tahun pertama. Di sini termasuk biaya sewa yang harus dibayar di muka, dan biaya inventori awal perlengkapan kerja. Stok Awal bahan dan/atau produk yang menjadi HPP (Harga Pokok Penjualan) alias harga modal dari produk yang dijual. Biaya Inventori Awal Perlengkapan Kerja: adalah perlengkapan yang digunakan dalam menjalankan bisnis, misal piring, sendok, garpu (untuk kuliner), Alat Tulis Kantor, dsb – Pencatatan kelompok item ini tidak didepresiasikan, tapi dimasukkan sebagai pengeluaran biaya operasional saat pembelian terjadi. Cadangan Kas atau Saldo Awal Kas: adalah cadangan tunai atau saldo bank untuk mengantisipasi arus kas negatif selama beberapa bulan pertama. Banyak ya? Memang banyak! Memulai bisnis dengan benar membutuhkan ketersediaan dana yang tidak sedikit. Ketidaktersediaan total modal (kebutuhan yang sebenarnya) dapat mengakibatkan bisnis berakhir dalam jangka pendek. Informasi mengenai modal usaha yang terlihat murah meriah biasanya menyembunyikan beberapa unsur, seperti cadangan kas, atau beberapa peralatan kerja yang harus dibeli sendiri. Contoh peralatan kerja yang harus dibeli sendiri misalnya kulkas atau freezer pada tawaran bisnis gerobakan. Mungkin alasannya bisa menggunakan kulkas rumahan. Well, itu kalau memang ada ruang yang cukup pada kulkas di rumah. Bila tidak, maka harus nambah investasi untuk beli kulkas.   Related ArticlesMenghitung HPP atau COGSBiaya Operasional, Apa Saja?Jangka Waktu Balik Modal ("BEP")

Read More (1405 views)