Dana Darurat - Tidak hanya penting dalam pengelolaan keuangan pribadi, dana darurat juga diperlukan dalam pengelolaan bisnis. Seperti penggunaan dana darurat pribadi, memiliki dana darurat pada bisnis akan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menciptakan rasa aman. Sesuai namanya, dana darurat mengacu pada uang atau aset simpanan yang dapat digunakan pada saat terjadinya hal-hal di luar kendali terkait kesulitan keuangan. Aset yang menjadi dana darurat haruslah likuid agar dapat digunakan kapanpun. Selain dari kontribusi pemilik, dana darurat untuk bisnis dapat berasal dari pengelolaan arus kas (laba bisnis yang ditahan). Hal tersebut mengartikan, setiap laba dari bisnis tersebut tidak dihabiskan untuk ekspansi, dibagikan ke investor, ataupun insentif karyawan, tetapi disimpan dalam kas perusahaan sebagai dana darurat. Banyak pendapat mengenai jumlah yang ideal dana darurat untuk bisnis. Biasanya angka ini berada pada rentang 3x sampai 12x biaya operasional bulanan. Semua bergantung pada Anda, setidaknya memiliki dana darurat minimal 3x biaya operasional bulanan bisnis akan lebih baik daripada tidak memilikinya. Berkshire Hathaway dari Warren Buffet diketahui memiliki dan menjaga ketersediaan dana tunai sebesar 20 miliar dolar. Ini jumlah yang sangat besar. "Buffett says that it’s this sort of Buffett family thinking that explains why Berkshire Hathaway customarily has at least $20 billion on hand".   Berikut alasan mengapa dana darurat untuk bisnis itu penting: 1. Pertahanan Saat Kondisi Darurat Kondisi ke depan adalah ketidakpastian, namun melakukan persiapan adalah kewajiban. Apakah akan terjadi krisis, muncul pesaing baru yang tangguh, atau hal lainnya. Apapun bisa terjadi. Asuransi memang dapat digunakan untuk keamanan, namun tidak semua kondisi dapat di cover oleh asuransi. Memiliki dana darurat menjadi langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko yang muncul. 2. Memperkecil Kemungkinan Hutang Dana darurat dapat menjadi alternatif pilihan apabila kesulitan keuangan sedang melanda. Seperti kondisi terdesak, kekurangan anggaran, ataupun keinginan untuk menangkap peluang. Apabila suatu bisnis tidak memiliki dana darurat, maka pilihan yang dapat dilakukan hanyalah hutang. 3. Memberi Rasa Aman Seperti yang telah disinggung sebelumnya, memiliki dana darurat dapat meningkatkan rasa aman. Hal tersebut karena bisnis sudah bisa menghadapi kemungkinan terburuk (prepare for the worst scenario). Lain halnya jika tidak memiliki dana darurat, akan sulit untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. 4. Persiapan Menangkap Peluang Bisnis yang Muncul Tiba-tiba Dana darurat bukan hanya untuk mencegah kemungkinan buruk yang terjadi, tetapi juga untuk menangkap peluang yang muncul tiba-tiba. Meski kurang disarankan, namun memiliki dana darurat dapat meningkatkan potensi Anda untuk bisa mengambil peluang yang ada. Apakah Anda sudah memiliki dana darurat untuk bisnis Anda? Referensi: Finansialku Monevator